Pengertian
Sistem Cerdas
Sistem Cerdas merupakan sebuah cabang ilmu komputer yang mana
ilmu tersebut digunakan untuk menentukan sebuah pilihan-pilihan dengan
menerapkan dan/atau menanamkan sebuah kecerdasan buatan didalam sebuah
mesin/komputer tersebut. Yang mana sistem cerdas ini dibuat agar mesin/komputer
dapat bertindak layaknya manusia, sehingga hasil yang diharapkan dari dibuatnya
sistem cerdas ini adalah mesin/komputer untuk berinterasi layaknya manusia
bedasarkan pengalaman yang telah dipelajari oleh mesin/komputer tersebut.
Kategori Sistem Cerdas
Soft
Computing merupakan sebuah
pendekatan inovatif untuk konstruksi komputasi dalam sistem cerdas. Menurut
Lotfi A. Zadeh Soft Computing sendiri merupakan pendekatan yang muncul untuk
komputasi paralel yang memiliki kemampuan seperti pemikiran manusia untuk
memberi alasan, mempelajari ketidakpastian dan ketidaktepatan lingkungan.
Soft Computing sendiri
terdiri dari beberapa paradigma, diantara
- Neural Network
- Fuzzy Set Theory
- Aproximate Reasoning
- Derivatif - Facts Optimization Methods
- Genetic Algorithms
- Simulated Annealing
Artificial Intelligent Application atau yang
biasa disebut dengan Aplikasi Kecerdasan Buatan merupakan hasil dari penerapan
Soft Computing, yang mana aplikasi-aplikasi ini dapat digunakan untuk membantu
dan meringankan beban manusia dalam melakukan pekerjaannya.
Contoh
Implementasi Sistem Cerdas
Dengan
semakin berkembangnya kemajuan teknologi, kini aplikasi kecerdasan buatan juga
digunakan untuk mendukung mudahnya pekerjaan dalam beberapa bidang.
1. Bidang
Komputer dan Sains
Beberapa
daftar aplikasi yang sebelumnya dikembangkan oleh para peneliti kecerdasan
buatan adalah GUI (Graphical User Interface), Kalkulasi koordinat mouse pada
layar monitor, manajemen penyimpanan otomatis, pemrograman dinamis serta
pemrograman orientasi objek.
2.
Finansial
Pada
bidang finansial, penggunaan kecerdasan buatan ditujukan pada pengorganisasian
operasi, investasi saham, dan memanajemen properti. Sebuah sistem yang memiliki
kecerdasan buatan dapat mengkalkulasi inflasi maupun deflasi yang akan terjadi
di masa depan serta dapat mengkalkulasi probabilitas naik turunnya harga saham
sehingga dapat digunakan untuk menentukan investasi secara detail.
3. Kesehatan
Pada
bidang kesehatan, sistem kecerdasan buatan telah digunakan, slah satunya adalah
algoritma genetika yang memungkinkan simulasi proses evolusi dan rekayasa
genetika diuji coba tanpa memerlukan “korban” makhluk hidup. Algoritma ini juga
dapat digunakan untuk pencocokan DNA yang sering digunakan dan saat ini mungkin
populer untuk mengidentifikasi identitas seseorang
4. Industri
Mesin –
mesin industri menggantikan pekerjaan yang berbahaya bagi pekerja.
5. Telekomunikasi
Pada
Bidang telekomunikasi, sistem kecerdasan buatan juga banyak digunakan antara
lain untuk pencarian heuristik tentang tenaga kerja mereka, mengatur
penjadwalan puluhan ribu pekerjanya, serta menentukan jumlah gaji sesuai dengan
kualitas kerja mereka. Semuanya dilakukan secara otomatis dengan kecerdasan
buatan yang telah diimplementasikan ke dalam sistemnya.
6. Pengembangan
Game
Game masa
kini sudah menggunakan rule yang berbeda dari sebelumnya. Kini jika pemain
harus memulai lagi permainan maka dia tidak akan menemui pola yang sama dengan
yang dimainkannya sebelumnya.
7.
Pengembangan Mainan
Peralatan
permainan seperti AIBO dan ASIMO, robot anjing cerdas dan robot yang menyerupai
manusia yang dapat berinteraksi dengan manusia menjadi salah satu favorit alat
bermain yang telah menggunakan kecerdasan buatan pada sistemnya. AIBO dan ASIMO
ini dapat berinteraksi dengan manusia melalui suara, fitur speech recognition
di dalamnya, robot ini dapat mengerti apa yang diucapkan manusia dan
menanggapinya.