Pengertian Sistem Cerdas
Sistem Cerdas merupakan sebuah
cabang ilmu komputer yang mana ilmu tersebut digunakan untuk menentukan sebuah
pilihan-pilihan dengan menerapkan dan/atau menanamkan sebuah kecerdasan buatan
didalam sebuah mesin/komputer tersebut. Yang mana sistem cerdas ini dibuat agar
mesin/komputer dapat bertindak layaknya manusia, sehingga hasil yang diharapkan
dari dibuatnya sistem cerdas ini adalah mesin/komputer untuk berinterasi
layaknya manusia bedasarkan pengalaman yang telah dipelajari oleh
mesin/komputer tersebut.
Contoh Implementasi Sistem Cerdas
Dengan semakin berkembangnya
kemajuan teknologi, kini aplikasi kecerdasan buatan juga digunakan untuk
mendukung mudahnya pekerjaan dalam beberapa bidang.
1. Bidang Komputer dan Sains
Beberapa daftar aplikasi yang sebelumnya
dikembangkan oleh para peneliti kecerdasan buatan adalah GUI (Graphical User
Interface), Kalkulasi koordinat mouse pada layar monitor, manajemen penyimpanan
otomatis, pemrograman dinamis serta pemrograman orientasi objek.
2. Finansial
Pada bidang finansial, penggunaan
kecerdasan buatan ditujukan pada pengorganisasian operasi, investasi saham, dan
memanajemen properti. Sebuah sistem yang memiliki kecerdasan buatan dapat
mengkalkulasi inflasi maupun deflasi yang akan terjadi di masa depan serta dapat
mengkalkulasi probabilitas naik turunnya harga saham sehingga dapat digunakan
untuk menentukan investasi secara detail.
3. Kesehatan
Pada bidang kesehatan, sistem
kecerdasan buatan telah digunakan, slah satunya adalah algoritma genetika yang
memungkinkan simulasi proses evolusi dan rekayasa genetika diuji coba tanpa
memerlukan “korban” makhluk hidup. Algoritma ini juga dapat digunakan untuk
pencocokan DNA yang sering digunakan dan saat ini mungkin populer untuk
mengidentifikasi identitas seseorang
4. Industri
Mesin – mesin industri menggantikan
pekerjaan yang berbahaya bagi pekerja.
5. Telekomunikasi
Pada Bidang telekomunikasi, sistem
kecerdasan buatan juga banyak digunakan antara lain untuk pencarian heuristik
tentang tenaga kerja mereka, mengatur penjadwalan puluhan ribu pekerjanya,
serta menentukan jumlah gaji sesuai dengan kualitas kerja mereka. Semuanya
dilakukan secara otomatis dengan kecerdasan buatan yang telah diimplementasikan
ke dalam sistemnya.
6. Pengembangan Game
Game masa kini sudah menggunakan
rule yang berbeda dari sebelumnya. Kini jika pemain harus memulai lagi
permainan maka dia tidak akan menemui pola yang sama dengan yang dimainkannya
sebelumnya.
7. Pengembangan Mainan
Peralatan permainan seperti AIBO dan
ASIMO, robot anjing cerdas dan robot yang menyerupai manusia yang dapat
berinteraksi dengan manusia menjadi salah satu favorit alat bermain yang telah
menggunakan kecerdasan buatan pada sistemnya. AIBO dan ASIMO ini dapat
berinteraksi dengan manusia melalui suara, fitur speech recognition di
dalamnya, robot ini dapat mengerti apa yang diucapkan manusia dan
menanggapinya.
Pengertian Artificial Intellegence
Menurut Stuart J. Russel dan Peter Norvig, AI atau
kecerdasan buatan bisa dipahami sebagai sebuah perangkat komputer yang mampu
memahami lingkungan di sekitarnya, sekaligus memberikan respons yang sesuai
dengan tujuan tindakannya tersebut. Dalam hal ini, Minsky memberikan pengertian
yang hampir sama. Menurutnya, kecerdasan buatan adalah satu ilmu yang
mempelajari cara membuat komputer melakukan atau memproduksi tindakan sama
seperti yang dilakukan manusia.
Melihat dua pengertian di atas, bisa disimpulkan jika
Artificial Intelligence adalah satu ilmu untuk merancang, membangun, dan
mengonstruksi satu mesin (komputer) atau program komputer hingga memiliki
kecerdasan layaknya manusia. Kecerdasan dalam hal ini adalah kemampuan untuk
mengambil tindakan, atau menyelesaikan masalah layaknya manusia menggunakan
kecerdasannya.
Lingkup penelitian Artificial Intelligence meliputi banyak
aspek kemampuan kecerdasan manusia seperti penalaran, pengetahuan, perencanaan,
pembelajaran, pemrosesan bahasa alami, hingga kemampuan untuk memanipulasi
objek. Akhirnya, Artificial Intelligence diharapkan bisa menjadi sebuah mesin
yang benar-benar memiliki kecerdasan umum layaknya manusia.
Contoh Penerapan Artificial
Intelligence
1. SIRI
Bagi anda yang menggunakan produk dari Apple. Inc, mungkin
sudah tidak asing lagi dengan asisten personal yang satu ini. Adalah SIRI,
asisten komputer yang Aplle sediakan pada hampir semua produk elektroniknya
mulai dari smartphone, laptop, hingga komputer desktop. Tampilan antar pengguna
SIRI berupa suara manusia yang terlihat natural untuk diajak berkomunikasi
layaknya manusia pada umumnya. Fungsi SIRI pada perangkat Apple sendiri adalah
untuk membantu pengguna mendapatkan informasi, memberikan arahan pada peta,
mengatur jadwal dan event, hingga melakukan panggilan ke nomor yang disebutkan.
Dilengkapi dengan algoritma Machine Learning membuat SIRI mampu bertambah
pintar setiap saat karena mempelajari setiap kebiasaan pengguna sebagai modal
di masa mendatang.
2. Alexa
Kecerdasan buatan yang kedua adalah Alexa. Hampir sama
dengan SIRI, Alexa juga merupakan salah satu asisten personal cerdas yang bisa
membantu kebutuhan penggunanya. Bedanya, Alexa dibuat oleh Amazon untuk
ditanamkan pada perangkat pintar dalam konsep Smart Home (rumah pintar) seperti
Smart-lamp, Smart-watch, Smart-speaker,dan Smart-TV. Yang paling menarik dari
Alexa adalah ia dapat mengetahui di ruangan dan sebelah mana pengguna
memberikan perintah. Jadi anda tidak perlu memberikan perintah di depan speaker
untuk mendapatkan respons Alexa. Tinggal sebutkan perintah di manapun anda
berada, dan Alexa akan meresponnya.
3. Tesla
Teknologi Self-Driving akhir-akhir ini semakin sering
digembor-gemborkan. Bayangkan sebuah mobil bisa menyetir dirinya sendiri tanpa
harus di kendalikan oleh supir manusia lagi. Itulah yang mampu di lakukan oleh
AI yang disematkan Tesla, salah satu perusahaan otomotif dunia dalam
mobil-mobil besutannya. Memang masih banyak pro-kontra dalam AI yang satu ini
terkait jaminan keselamatan yang diberikan. Namun pada waktunya, mungkin
seluruh mobil di dunia sudah tidak memerlukan sopir lagi.
DEFENISI DAN KONSEP AGEN CERDAS
Agen
cerdas (Artificial Intelligence) adalah sebuah agen yang menerima persepsi dari
lingkungan dan melakukan tindakan.Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan
kecerdasan buatan sehingga agen tersebut dapat berpikir dan bertindak
selayaknya manusia (atau mungkin lebih baik dari pikiran manusia). Ilmu AI
dalam permainan umumnya digunakan untuk membuat agen yang dapat mengambil
tindakan, memiliki kecerdasan, dan bisa memahami keputusan terhadap kondisi
permainan yang dinamis. Agen dan lingkungan :
Agen - Percept
- Actions - Goal

· Agen
adalah segala sesuatu yang dapat dipandang sebagai entitas pada suatu
lingkungan yang mengamati melalui alat sensor dan bertindak melalui alat
actuator.
-Agen Manusia
-Agen Robot
-Agen Software
· Percept
(masukan). Percept yang digunakan di dalam sistem antara lain data pemasok
baru, data barang jual, data barang beli, dan data barang tiba.
· Action
(tindakan). Action yang terlibat adalah bandingkan harga barang pemasok,
bandingkan waktu antar barang, tentukan pemasok, menentukan persediaan. Tindakan
yang tepat adalah tindakan yang akan menyebabkan agen menjadi yang paling
sukses.
· Goal
(Tujuan). Setelah menentukan criteria obyektif (seperti diatas), pilih salah
satu tujuan untuk menjadi fokus utama dari agen. Goal adalah tujuan utama yang
berusaha dicapai oleh agen (prioritas utama)
· Environment (Lingkungan),
adalah hal yang mencakup sumber daya yang terdapat didalamnya., berisi kondisi yang dapat mempengaruhi disekitar agen.
Pada gambar terlihat setiap tindakan
atau aktivitas akan dikerjakan oleh agen adalah untuk memenuhi kondisi
lingkungannya.
PEAS (Perfomance measurement,
Environment, Actuators, Sensors).
· Performance measure(Pengukuran kinerja), adalah suatu
proses penilaian kemajuan pekerjaan terhadap tujuan dan sasaran yang telah
ditentukan sebelumnya. berisi komponen-komponen
yang akan menjadi tolak ukur keberhasilan agent. Contohnya : aman, cepat, legal, perjalanan menyenangkan,
maksimumkan keuntungan.
·
Environment(Lingkungan),
adalah hal yang mencakup sumber daya yang terdapat didalamnya., berisi kondisi yang dapat mempengaruhi disekitar agent.
Contohnya : jalan, trafik lain,
pejalan kaki, pelanggan.
·
Actuators adalah sebuah peralatan mekanis untuk menggerakkan
atau mengontrol sebuah mekanisme atau sistem, berisi kemampuan yang dapat agent itu lakukan. Contohnya : kemudi, gas, rem, lampu sign, klakson.
· Sensors adalah tiruan dari indra pada makhluk hidup
yang digunakan untuk merespon lingkungan sekitar, berisi hal-hal apa saja yang dapat diinput agent. Contohnya
: kamera, sonar, speedometer,
GPS, odometer, engine sensors, keyboard.
https://nabilachica17.blogspot.com/2019/11/contoh-agen-cerdas.html
https://nabilachica17.blogspot.com/2019/11/defenisi-dan-konsep-agen-cerdas_96.html
https://nabilachica17.blogspot.com/2019/10/sistem-cerdas.html
https://nabilachica17.blogspot.com/2019/10/artificial-intellegence.html
https://nabilachica17.blogspot.com/2019/11/defenisi-dan-konsep-agen-cerdas_96.html
https://nabilachica17.blogspot.com/2019/10/sistem-cerdas.html
https://nabilachica17.blogspot.com/2019/10/artificial-intellegence.html